Struktur Data Probabilistik: Bloom Filter

Struktur data mainstream seperti List, Map, Set, Tree, dll. banyak digunakan untuk mencapai hasil tertentu berkaitan dengan ada atau tidaknya data, mungkin bersama dengan jumlah kemunculannya dan semacamnya. Struktur data probabilistik akan memberikan efisiensi memori, hasil yang lebih cepat, bentuk hasil lebih ke ‘mungkin’ daripada ‘pasti’. Tampaknya tidak intuitif untuk menggunakan struktur data probabilistik untuk saat ini, tetapi tutorial ini akan mencoba meyakinkan bahwa jenis struktur data ini memiliki tempat pemanfaatan khusus dan kita mungkin menemukannya berguna dalam skenario tertentu.

Dalam posting ini, kita akan mendiskusikan tentang salah satu struktur data probabilistik paling populer yang disebut Bloom filter. Silakan Akses Tutorial ini!

Advertisement

Tutorial Hadoop untuk Pemula

Jumlah data telah meningkat pesat dalam satu dekade terakhir. Ini termasuk volume besar dari berbagai format data yang dibangkitkan pada kecepatan sangat tinggi. Pada masa awal, bukanlah tugas yang berat untuk mengelola data, tetapi dengan meningkatnya data, telah menjadi lebih sulit untuk menyimpan, memroses, dan menganalisisnya. Data demikian dikenal sebagai Big Data. Bagaimana kita mengelola big data? Gunakan Hadoop, suatu framework yang dapat digunakan untuk menyimpan (store), memroses dan menganalisis big data.

Dalam tutorial ini kita akan mendiskusikan hal-hal berikut:

1. Mengapa Hadoop?
2. Apa itu Hadoop?
3. Hadoop HDFS
4. Hadoop MapReduce
5. Hadoop YARN
6. Kasus penggunaan Hadoop
7. Demo HDFS, MapReduce, dan YARN

Berminat? silakan download tutorial ilustratif ini, hanya 18 halaman koq 🙂

Hadoop MapReduce, Bagaimana Kerjanya?

MapReduce adalah suatu software framework dan programming model yang digunakan untuk pemrosesan jumlah data yang besar. Program MapReduce bekerja dalam dua fase, yaitu Map dan Reduce. Tugas Map berurusan dengan splitting dan mapping dari data sedangkan tugas Reduce melakukan shuffle dan reduce terhadap data.

Hadoop mampu menjalankan program MapReduce yang ditulis dalam berbagai bahasa: Java, Ruby, Python, dan C++. Program MapReduce sifatnya parallel, jadi sangat berguna bagi  pelaksanaan analisis data skala besar menggunakan banyak mesin di dalam cluster.

Inputan atau masukan untuk setiap fase adalah pasangan key-value. Setiap programmer harus menetapkan dua fungsi: fungsi map dan fungsi reduce.

Bagaimana MapReduce ini bekerja? Klik dan Baca Tutotorial yang disadur dari situs web guru99 ini!

Mengenal Blockchain: Teknologi di Belakang Bitcoin

Dalam bahasa yang sederhana, Blockchain dapat didefinisikan sebagai suatu rantai blok (chain of the block) yang mengandung informasi. Teknik ini digunakan untuk mentimestamp dokumen digital sehingga tidak mungkin untuk membackdate atau merubahnya.

Blockchain digunakan untuk mengamankan transfer item-item seperti uang, properti, kontrak, tanpa memerlukan perantara pihak ketiga seperti Bank atau Pemerintah. Begitu data direkam ke dalam suatu blockchain, maka sudah sangat sulit untuk mengubahnya.

Blockchain merupakan suatu protokol software (seperti SMTP untuk email). Namun, Blockchains tidak dapat berjalan tanpa Internet. Disebut pula meta-technology karena ia mempengaruhi teknologi lain. Blockchain tersusun dari beberapa bagian: database, aplikasi software, beberapa komputer yang terkoneksi, dll.

Beberapa kali diistilahkan sebagai Bitcoin Blockchain atau Ethereum Blockchain dan kadang-kadang mata uang virtual atau token digital lainnnya. Namun, sebagian besarnya berbicara mengenai buku besar terdistribusi (distributed ledgers).

Dalam tutorial ini, kita akan mempelajari:

• Apa itu Blockchain?
• Bukan Blockchain!
• Arsitektur Blockchain
• Bagaimana Transaksi Blockchain Bekerja?
• Mengapa kita membutuhkan Blockchain?
• Versi Blockchain
• Varian Blockchain
• Kasus Penggunaan Blockchain
• Kasus Penggunaan Nyata dari Blockchain
• Bitcoin cryptocurrency: Aplikasi Blockchain Paling Populer
• Blockchain vs. Basis Data Bersama
• Mitos tentang Blockchain
• Keterbatasan teknologi Blockchain

Silakan download dan baca Tutorialnya. In syaa Allah dapat dituntaskan dalam 10 menit. Aamin.

Mata Kuliah Sistem Terdistribusi, Apa sih Isinya?

Di Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Mata kuliah “pengantar” Sistem Terdistribusi (SisTer) mempunyai kode TIK-604. Artinya disediakan untuk Kita Semester 6. Penekanannya adalah pada teknik atau konsep fundamental untuk mewujudkan suatu sistem terdistribusi yang berfungsi, bermanfaat, dan berkinerja tinggi. Matakuliah SisTer ini hanya mempunyai satu tujuan utama, yaitu Kita (Kita) memperoleh pemahaman mengenai prinsip dan paradigma yang mendasari Sistem Terdistribusi, seperti Komunikasi antar entitas dalam dan antar jaringan, konkurensi (kebersamaan), sinkronisasi (penyelerasan), replikasi dan caching (penggKitaan data dan aplikasi), konsistensi dan toleransi kegagalan. Jadi, Kita harus betul-betul memahami konsep atau cara kerja dari SisTer. Terdengar Abstrak? Tidak juga, beberapa contoh akan memudahkan kita mendiskusikan konsep-konsep klasik dan modern di bidang yang sedang sangat dibutuhkan ini.

Continue reading

True SE: Web Portal + Search Engine trunojoyo.ac.id

Hampir semua universitas atau perguruan tinggi di Indonesia mempunyai situs, baik untuk level universitas, unit/fakultas, jurusan/program studi sampai dengan laboratorium, dosen, unit kegiatan mahasiswa bahwa blog. Begitu pula pada Universitas Trunojoyo. Makin lama makin banyak informasi yang tersedia pada website-website di bawah domain trunojoyo.ac.id, bukan hanya http://www.trunojoyo.ac.id.

Sayangnya, ada beberapa hal yang sangat menyusahkan pengunjung mendapatkan informasi secara lengkap dan terpadu dari website-website tersebut. Pertama, situs web utama, http://www.trunojoyo.ac.id tidak menyediakan akses ke berbagai situs lain yang berada di bawah domain yang sama. Pengunjung harus mengetahui setiap alamat (URL) yang perlu dikunjungi. Kedua, pengunjung tidak dapat mengetahui dimana saja informasi terkait tersedia. Misalnya beasiswa, jika pada situs web Fakultas Teknik terdapat pengumuman beasiswa XYZ, dimana informasi lebih detail atau terkait tersedia? di Fakultas lain atau di Universitas?

Continue reading

Mengenal Processor Intel Atom

Intel Atom merupakan brand untuk CPU atau processor x86 dan x86-64 dari Intel, sebelumnya bernama kode Silverthorne dan Diamondville, dirancang bagi suatu proses CMOS 45 nm dan ditujukan untuk penggunaan dalam MID, smart phone dan Ultra-Mobile PC, termasuk pada aplikasi portable dan low-power. Processor ini banyak digunakan pada Netbook. Karena ditargetkan bagi konsumsi low power (bukan fokus pada kinerja) maka hasil benchmark Intel Atom secara signifikan lebih rendah daripada processor yang dirancang untuk penggunaan laptop dan desktop. Benchmark yang dilakukan oleh Intel menyebutkan bahwa Atom mempunyai kebolehan total sekitar “setengah kinerja ” dari processor Celeron 430 1.8 GHz.

Continue reading

Netbook, Terjangkau dan Memuaskan :)

Senin lalu, tanggal 6 April 2009, saya beli Laptop mini atau tepatnya Netbook. Harganya lumayan murah, 4.2 Juta Rupiah. Mereknya A*Note I Star C-1026. Kalau dibrowse di Internet belum ada datanya, barang langka kali. Spesifikasinya Intel Atom Processor N270 1.6 GHz, 2 GB DDR2, 250 GB SATA HDD, WiFi, 1.3 M Pixel Camera, 10.2” Wide Screen, LAN 10/100, Microphone, USB 2.0, VGA Port dan Card Reader.

Continue reading