7 Kegiatan + 7 Tips Agar Ramadhan Kita Maksimal

18 May 2017 Leave a comment

Ini bukan tutorial, hanya rangkuman dari ceramah yang kami dengar terutama yang disampaikan oleh Ust. Dr. Khalid Basalamah, beberapa tulisan yang kami baca di Internet, terutama dari Rumaysho.com yang diasuh oleh Ust. Abduh Tuasikal. Tidak ada hal baru dalam tulisan ini, semua adalah Firman Allah, Hadits Rasulullah dan sedikit pendapat para ulama salafusshalih. Semoga artikel ini dapat mencerahkan kita sehingga dapat beramal dengan efektif di Bulan Ramadhan nanti dan amalan yang kita tunaikan mendapatkan pahala berlipat maksimal dari Allah.

Secara garis besar, rangkuman ini berisi:

A.  Bagaimana Agar Bulan Ramadhan nanti kita dapat kita manfaatkan secara maksimal, ada 7 kegiatan utama yang perlu kita laksanakan:

1. Hindari perbuatan dosa, ramadhan adalah bulan peningkatan amal.

2. Rutin shalat Tarawih

3. Rutin bershadaqoh (berinfaq)

4. Rutin membaca Al Quran

5. Melaksanakan umrah Ramadhan

6. I’tikaf di Masjid pada 10 hari terakhir

7. Menetap di Ramadhan di Masjid, habis shubuh s.d terbit matahari

B. Agar setiap amalan yang kita lakukan mendapatkan pahala, fadhilah dan manfaat maksimal (juga berlaku di luar Ramadhan) maka ada 7 tips yang perlu diingat dan laksanakan, yaitu:

1. Perkuat keikhlasan.

2. Senantiasa ikrarkan niat di dalam hati pada setiap amalan yang kita lakukan demi mengharapkan ridha Allah.

3. Kumpulkan sebanyak mungkin niat yang shalih dalam satu amal atau pekerjaan kita

4. Upayakan kesempurnaan mutaba’ah.

5. Amalan wajib harus lebih diutamakan daripada amalan sunnah.

6. Mengutamakan ibadah sunnah yang lebih mampu dilakukan secara berkualitas dan kontinyu daripada bersusah-payah melakukan amalan yang jauh dari kemampuan.

7. Melakukan amalan secara konsisten dan kontinyu sekalipun terbilang sedikit secara kuantitas.

Lengkapnya, silakan download dan baca sekarang juga (disertai dalil yang mendukung butir-butir di atas).

Semoga bermanfaat 🙂

Categories: Uncategorized

Pemanggilan RESTful Web Service PHP dari Client Java

12 May 2017 Leave a comment

Bagaimana memanggil atau memgakses RESTful web service PHP dari client yang ditulis dengan Java? Cukup mudah. Tutotial ini akan memperlihatkannya. Namun, sebelumnya membuat client web service di Java (kelas .java), kita harus membuat RESTful Web Service (servernya) dengan PHP terlebih dahulu.

Mau to the point? Langsung saja Download dan Baca Tutorialnya (Singkat, 5 halaman PDF, dapat dipraktekkan dalam 30 menit).

Categories: Uncategorized

Pemanggilan RESTful Web Service Java dari Client PHP

12 May 2017 Leave a comment

RESTful web services termasuk aplikasi kelas ringan dan cepat aksesnya. Inilah alasan bagus mengapa REST API ini banyak digunakan untuk komunikasi dan pertukaran data antar pada aplikasi berbasis web. Adalah cukup mudah mengakses RESTful web service yang ditulis dalam bahasa atau framework Java dari dalam bahasa atau framework PHP. Tutorial ini akan menjelaskan cara pembuatan RESTful web service sederhana di Java dan kemudian cara mengaksesnya dari PHP. Aplikasi PHP bertindak sebagai client.

Download dan Baca Tutorialnya (PDF, hanya 5 halaman, dapat dipraktekkan dalam 30 menit)

Categories: Uncategorized

Membangun RESTful Web Services dengan PHP

14 June 2016 Leave a comment

Artikel ini menjelaskan langkah-langkah mudah dalam membangun REST API atau RESTful Web Service dengan hanya menggunakan PHP. Meskipun sederhana, fungsi CRUD terhadap database MySQL telah berjalan dengan baik. Tutorial ini secara lengkap menjelaskan cara pembuatan sisi provider dan consumer dari RESTful Web Service, semuanya dengan bahasa pemrograman PHP.

Download dan Baca Tutorialnya (PDF, 14 halaman)

Categories: Uncategorized

Pemrograman Aplikasi Temu-Kembali Informasi

7 November 2015 7 comments

Kali ini, saya mencoba berbagi sedikit pengalaman menulis aplikasi sistem temu-kembali (STKI) alias Information Retrieval (IR). Aplikasi ini sangat sederhana, hanya melalukan indexing, retrieval dan caching dalam penanganan query dari pengguna. Sebagaimana aplikasi IR lainnya, titik berat dari sistem demikian adalah perhitungan kemiripan antara Query Q dengan daftar dokumen di dalam koleksi (Di, i = 1 … n). Agar mudah dipahami, kali ini saya ketengahkan kode program lengkap (namun sederhana) dalam bahasa pemrograman PHP, bahasa yang sudah umum digunakan oleh pengembang aplikasi web, termasuk para pemula.

Silakan klik link-link berikut untuk mendapatkan tutorial dan source codenya:

1. Tutorial pengembangan aplikasi Sistem Temu-Kembali Informasi.

2. Kumpulan semua file dan database yang diperlukan agar aplikasi ini berjalan sesuai dengan Tutorial di atas. Silakan download file stbicode-v1.pdf kemudian ubah ekstensinya menjadi .zip. Ekstrak file tersebut dan siap digunakan. File stbicode-v1.zip berisi:

a. Daftar fungsi (fungsi.php) yang digunakan di dalam Sistem Temu-Kembali Informasi
b. File halaman web utama (index.php) dari aplikasi
c. File PHP untuk membangun koneksi ke server database MySQL (koneksi.php)
d. File backup database (SQL) yang berisi struktur dan isi database yang diperlukan oleh aplikasi STKI ini.

Semoga tulisan ini bermanfaat. Aamiin 🙂

Membangun Layanan Web Hosting Modern

4 October 2015 Leave a comment

Salam rekan sekalian. Kali ini saya akan coba mengetengahkan mengenai proses pembangunan sistem web hosting modern, yaitu yang melibatkan teknologi virtual hosting. Ada beberapa tool atau server yang digunakan: Bind 9 DNS Server, Apache 2 Web Server, Nginx Web Server dan HA Proxy (Reverse Proxy dan Load Balancer). Penguasaan dengan baik apa yang dibahas dalam tutorial ini merupakan jaminan untuk mampu membangun dan mengelola suatu sistem layanan Web Hosting Modern, meskipun teknologi virtualiasi di dunia web hosting dan pengembangan aplikasi terus bergerak cepat.

Silakan download tutorial tersebut di sini!. Selamat belajar

Pengembangan Aplikasi Web dengan MEAN (1) – Mengelola Database Dokumen dengan MongoDB

30 September 2015 Leave a comment

MongoDB adalah salah satu database dokumen. Ia juga masuk kategori NoSQL (Not Only SQL). Database jenis ini sedang menjadi tren terutama untuk menyimpan dokumen-dokumen yang tentu saja tidak tepat dalam format Relasional. SQL, sebagaimana hadir pada banyak database, seperti MySQL, SQL Server, Oracle dan PostgreSQL, memerlukan waktu lama untuk menguasainya. MongoDB sangat sederhana dan dapat dipelajari dalam sekejap.

Pada database relasional, data disimpan dalam rangkaian baris dan tabel. MongoDB mempunyai koleksi dan dokumen. Koleksi dapat disamakan dengan tabel, dan dokumen diumpamakan sebagai baris. Meskipun sebetulnya analogi tersebut belum tentu tepat.

Read more…