It’s Docker Time: Saatnya Virtualisasi Dengan Docker

Alhamdulillah, beberapa hari terakhir kemarin mendapat kesempatan berbagi dan belajar bersama staf Pengelola sistem Hosting dan Software developer PTIK Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Kami sharing cara menggunakan Docker untuk membangun lingkungan pengembangan aplikasi web yang ringan, mudah dan portabel. Kami lebih lanjut juga mempelajari mengenai HAProxy untuk mewujudkan sistem hosting yang mendukung reverse proxy dan load balancing namun tetap stabil, ringan tetapi powerful. Terakhir kami diskusi mengenai teknik persistensi data pada implementasi Docker untuk Server database MySQL. Banyak pengetahuan yang diperoleh….

Bagi rekan yang berminat mempelajari Docker dan HAProxy, Slide Training ini Insya ALLAH dapat dijadikan salah satu referensi. Mengenai instalasi Docker, silakan akses http://docker.com, mudah koq, cuma sebaris.

HAProxy: Reverse Proxy dan Load Balancer bagi Container Docker

Docker semakin banyak digunakan oleh para pengelola sistem hosting. setiap aplikasi dan domain dapat diletakkan di dalam suatu container terisolasi. Imagenya dapat dibawa dan dijalankan (menjadi container) dimana pun (selama ada Docker server) tanpa khawatir adanya ketidak-cocokan library (pada server Linux) dari aplikasi yang akan dijalankan. semua kebutuhan aplikasi telah dimasukkan ke dalam Image. Pengelola hosting cukup menjalankan Image tersebut dan mengatur akses Internet ke containernya. Singkatnya, administrator tinggal export dan import container Docker dan SELESAI. Tidak perlu lagi konfigurasi web server, pluginnya dan database. semuanya setelah setelah aplikasi dinyatakan siap PUBLISH.

Read more…

Pembuatan Image MySQL-Server di Docker

A. Container tak persisten
B. Container persisten dengan Data Volume
C. Container persisten dengan Data-only Container

A. Container Tak Persisten

1. Buat direktori bernama “mysql-server”, cd (masuk) ke dalam direktori tersebut.
2. Buat file Dockerfile dengan isi sebagai berikut:
Read more…

Membuat Image Web Server Apache + PHP di Docker

Ada cukup banyak referensi bagaimana menjalankan Apache dan PHP di atas Docker. Sayangnya, jarang langsung mendapatkan apa yang diharapkan, perlu penyesuaian agar Web server apache + PHP berjalan baik sebagai container di dalam Docker. Tutorial ini memberikan langkah-langkah pasti untuk membuat Image Docker yang berisi Web Server apache + PHP dan telah dicoba dapat berjalan dengan baik saat dijadikan container.
Read more…

Mengelola Referensi dengan Mendeley dan Sitasinya dari Word

10 January 2015 Leave a comment

Mendeley itu software bagus untuk mengelola daftar referensi yang kita miliki, baik journal article, web page, book, thesis atau bentuk tulisan lain. Begitu informasi referensi secara detail dilengkapi, kita dapat mengaksesnya dari MS Word, Libre Office, dan TeX. Stylenya juga sangat banyak, ada APA, IEEE dan style lain. Saya coba menulis tutorial singkat cara mengelola satu file paper (journal article) dengan Mendeley dan kemudian mensitasinya dari MS Word. Tulisan ini memang pendek, terlalu ringkas, tetapi insya Allah bermanfaat. Silakan mengexplore berbagai fitur di Mendeley.

Download, Selamat belajar dan sukses selalu.

Praktik Routing & Wireless AP dengan Mikrotik

23 December 2014 Leave a comment

Slide yang saya sertakan bersama dengan tulisan ini adalah rangkuman training routing dan wireless access point (AP) menggunakan Mikrotik yang saya dampingi pada Kamis dan Jumat pekan lalu. Walaupun materinya sangat sederhana, saya yakin akan tetap bermanfaat terutama bagi rekan2 yang baru belajar Mikrotik.

File DPF-nya dapat didownload di sini. Semoga bermanfaat :-)

Konversi Attachment Pada Email

22 September 2012 Leave a comment

Pernah tahu bagaimana attachment pada email dikirimkan? Oleh email server, attachment diubah menjadi teks menggunakan enkripsi base64 yang jika dilihat polanya seperti BATIK (tetapi acak-acakan) dan sulit untuk diketahui isinya oleh Penyadap. Hasilnya digabung dengan teks header dan body email (yang memang sudah berbentuk plain text) dan kemudian dikirimkan ke email tujuan. Karena itu, jika anda punya informasi penting dan “rahasia” jangan letakkan informasi tersebut dalam body email, usahakan jadikan attachment agar dapat dienkripsi oleh email server. Ini penting sekali untuk mengamankan informasi pribadi. Berikut ini adalah contoh email yang memperlihatkan hal tersebut.

Read more…

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 37 other followers