HAProxy: Reverse Proxy dan Load Balancer bagi Container Docker

Docker semakin banyak digunakan oleh para pengelola sistem hosting. setiap aplikasi dan domain dapat diletakkan di dalam suatu container terisolasi. Imagenya dapat dibawa dan dijalankan (menjadi container) dimana pun (selama ada Docker server) tanpa khawatir adanya ketidak-cocokan library (pada server Linux) dari aplikasi yang akan dijalankan. semua kebutuhan aplikasi telah dimasukkan ke dalam Image. Pengelola hosting cukup menjalankan Image tersebut dan mengatur akses Internet ke containernya. Singkatnya, administrator tinggal export dan import container Docker dan SELESAI. Tidak perlu lagi konfigurasi web server, pluginnya dan database. semuanya setelah setelah aplikasi dinyatakan siap PUBLISH.

Continue reading

Advertisements