Home > Jaringan Komputer > Unified Messaging System (UMS)

Unified Messaging System (UMS)


Unified Messaging (UM) merupakan integrasi dari berbagai media komunikasi berbeda (email, SMS, fax, suara, video, dan lain-lain) ke dalam suatu ‘message store’ tunggal atau unified, dapat diakses dari berbagai perangkat berbeda. Unified messaging merupakan bagian dari sistem unified communication yang terintegrasi secara penuh [1].

Sistem unified messaging dapat mengirimkan fax dan voice mail yang didigitalkan ke suatu server email yang mengubahnya ke dalam attachment email. Sistem berbasis audio mengkonversi pesan-pesan email ke suara (text-to-speech) dalam rangka menyampaikan pesan ke telephone rumah atau cellphone [2]. Unified messaging terutama nyaman bagi pengguna bisnis yang mobile karena memungkinkan mereka mencapai kolega dan pelanggan melalui PC atau telephone, kapan dan dimanapun [3].

ums02

Gambar 1. Unified Messaging System

Borko menggambarkan sistem UM sebagai suatu mailbox multimedia bagi pesan email, voice, fax, data dan video yang dapat diakses melalui media Internet maupun sistem telephone [4]. Gambar 1. memperlihatkan unifikasi berbagai perangkat yang terlibat dalam unified messaging system.
Unified messaging menggunakan mekanisme store-and-forward dalam menjalankan fungsinya. Pesan yang diterima dari pengirim akan disimpan (store) sebelum diteruskan (forward) ke tujuan. Cara ini memungkinkan pengiriman ulang pesan yang gagal dalam proses pengiriman sebelumnya. Secara umum, proses penanganan pesan melalui tahap-tahap berikut [5]:

ums02

Gambar 2. Tahapan dalam proses messaging

1) Message composition. Pengirim pesan membuat isi pesan, dialamatkan untuk delivery.
2) Message transfer out. Pesan dikirim dari client pengirim ke transport. Transport adalah mekanisme yang digunakan untuk memindahkan pesan dari client pengirim ke message store pada saat message delivery dan dari message store ke client penerima pada waktu message retrieval.
3) Message delivery. Pesan diteruskan melalui transport ke message store. Tiga tahap pertama ini mewakili mekanisme store. Sedangkan 3 tahap berikutnya termasuk dalam mekanisme forward atau retriaval.
4) Message notification. Beberapa sistem messaging memungkinkan penerima diberitahu bahwa ada pesan baru untuknya.
5) Message retrieval request. Penerima pesan mengakses mailboxnya dan memilih untuk mengambil (retrieve) pesan baru tersebut.
6) Message retrieval. Penerima pesan mengambil pesan dari message store dan menampilkan isi dari pesan.

Referensi:

[1] ________. http://www.answers.com/topic/unified-messaging, 08 November 2008
[2] ________. http://www.pcmag.com/encyclopedia_term/0,,t=unified+messaging&i=53423,00.asp, 08 Oktober 2008
[3] ________. http://searchmobilecomputing.techtarget.com/dictionary/definition/what-is-unified-messaging.html, 08 Oktober 2008
[4] Borko Furht. 2000. Chapter 16 – Internet-Based Unified Messaging Systems
[5] Michael James, Liz Rice. 2004. An Introduction to Unified Messaging. Dataconnection.com

  1. 29 November 2008 at 5:31 pm

    ummhh.. ada contoh realnya gak? UMS yang udah jalan

  2. 29 November 2008 at 5:34 pm

    MS Exchange salah satunya tapi itu berbayar… kalo produk Indonesia sih belum ada. Di ITB sudah jalan ..produksi Lab. Sistem Terdistribusi tapi untuk testing di Lab. Rencanana UMS di ITB, namanya NoteBOX akan direlease pertengahan 2009. Sementara NoteBOX itu mengintegrasikan SMS, email, Fax, search engine dan content service.

  3. lanymeeladh
    9 July 2009 at 6:17 am

    mas… tahap awal untuk membuat UMS itu gmn yha??
    makasih mas

    • 20 July 2009 at 3:40 am

      tahap aawal?

      setelah menganalisis seperti UMS-nya…tentu membuat desainnya…nah…dari desain ini mulai bikin server UMSnya. Pilih bahasa yang enak untuk network programming. Pertama yang dibangun tentu server seadanya, trus client yang dapat komunikasi alias kirim pesanke server. Trus tambahin client lagi. Kalo sudah jalan…coba tingkatkan fitur server, misalnya agar melibatkan dabatase dan thread. Buat juga client yang menerima pesan dari SMS, konversikan dan kirim ke server…dan seterusnya sesuai kebutuhan

      hehhee, semoga bermanfaat

      • lanymeeladh
        21 July 2009 at 2:49 pm

        uuummmmhhhh……..
        makasihh mas…..hehehe…..
        kayanyah bakal banyak konsul neyh:-)

  4. Chandra Maula R
    10 November 2011 at 1:43 pm

    Mau tanya om, untuk membuat UMS itu sendiri menggunakan aplikasi apa sih om sehingga sampai terbuat menjadi sistem tersebut, saya masih benar-benar bingung untuk coba membuat UMS tersebut dan belum paham benar dengan cara apa saya dapat membuat aplikasi UMS tersebut. mohon masukan dan bantuannya ya om ..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: